WISMA KREATIF

Be Creative - Be Healthy - Be Success

Sering Diabaikan Orang, Cara Menyiram Tanaman Yang Tepat


Merawat dan melihara tanaman hias di rumah merupakan hal yang lazim dilakukan oleh kebanyakan orang sebagai hobi dan juga untuk mempercantik rumah. Akan tetapi tidak semua orang mengetahui dengan cara menyiram tanaman yang benar. Supaya dapat seefesien mungkin di dalam menggunakan air.

Meskipun kita harus menghemat air, namun menyiram tanaman hanya di permukaan saja tidak dianjurkan karena jelas tidak baik untuk tanaman karena akar tidak dapat menyerap kandungan gizi yang diperlukan secara maksimal. Dengan memperhatikan rentang waktu penyiraman yang tepat dan dalam jumlah yang tepat pula, akan merangsang akar tanaman tumbuh dengan baik.

Untuk itu sebaiknya perhatikan beberapa hal berikut ini yang sering diabaikan orang mengenai cara menyiram tanaman yang tepat agar didapatkan tanaman yang sehat.

Sering Diabaikan Orang, Cara Menyiram Tanaman Yang Tepat

Metode Penyiraman Tanaman

Memperhatikan cara memberikan air yang benar pada tanaman berkaitan dengan ke mana air itu akan berkumpul. Tanah tidak mampu menyerap air dalam jumlah yang banyak sekaligus dalam waktu singkat. Karena itu, siramlah tanaman dengan jumlah air yang cukup, tidak terlalu banyak dan tidak terlalu sedikit. Banyaknya air yang dibutuhkan oleh tanaman tergantung dengan ukuran tanaman itu sendiri. Contohnya, pada tanaman dengan ukuran kecil, cukup diberikan 2 - 3 kali penyiraman dengan tangan. Buat ceruk terlebih dahulu di tempat jatuhnya air dari daun, atau sejajar dengan ujung daun. Untuk tanaman yang lebih besar, berikan air dengan perkiraan air akan meresap secara perlahan dalam 20 menit kemudian, dan sebaiknya penyiraman dilakukan menggunakan selang.

Waktu Penyiraman Tanaman

Waktu menyiram tanaman yang baik dilakukan pada pagi hari sehingga tanaman dapat mengering sebelum malam tiba. Keadaan daun yang lembab dapat mengundang bermacam jenis penyakit yang dapat menyerang tanaman.

Memperhatikan jadwal penyiraman dapat dilakukan dengan mengamati kebutuhan air pada suatu tanaman, yaitu mulai dari waktu penyiraman sampai tanaman menjadi layu. Catat bila perlu agar tidak lupa dan dapat menjadi pedoman untuk hari-hari berikutnya.

Dalam beberapa kondisi cara ini tidak berlaku, sebagai contoh ketika penyiraman dijadwalkan pada musim kemarau, maka tidak sama dengan penyiraman di musim hujan.

-------------------------------

Di samping metode dan waktu penyiraman di atas, terdapat juga beberapa poin penting yang lain yang harus diperhatikan pada setiap tanaman.

Jenisnya
Tanaman berjenis pohon-pohonan memiliki akar yang dapat menjangkau lebih jauh ke dalam tanah dibanding dengan jenis tanaman semak atau tanaman hias. Tanaman dengan ukuran daun yang kecil biasanya membutuhkan lebih sedikit air.

Waktu sampai tanaman mandiri
Tanaman yang di tanam di atas tanah dalam kurun waktu tertentu dapat semakin mandiri dan tidak lagi bergantung dengan asupan air seperti pada saat tanaman baru dipindahkan yang membutuhkan jumlah air lebih dari sekali dalam sehari.

Kondisi tanah
Karakteristik tanah yang bermacam-macam sangat berpengaruh terhadap penyerapan yang akan terjadi. Tanah dengan partikel halus pada tanah liat akan lebih lambat dalam menyerap air dibanding tanah berpasir. Karena itu, siramlah tanaman secara perlahan sampai tanah menyerap air secara sempurna.

Pencahayaan
Jumlah cahaya dan waktu tanaman menerimanya berpengaruh pada cepat lambatnya tanaman untuk menjadi kering. Cek suhu udara dengan meraba tembok dan rasakan angin yang berhembus pada sekitar tanaman.

Cuaca
Cuaca dingin dan lembab pada musim penghujan secara teknis mengurangi penggunaan air. Sedangkan pada musim kemarau dengan udara yang kering dan panas membuat tanaman membutuhkan jumlah air yang lebih banyak.

Demikian informasi ringan tentang cara menyiram tanaman yang tepat agar tumbuhan yang kita tanam dapat tumbuh dengan baik dan memberikan kesegaran juga suasana yang sejuk di rumah kita.


6 komentar

Jujur saya baru tau Kang,biasanya saya taunya siram doang..hii

kalau saya malah jarang nyiram tanaman, kadang muncul rasa malesnya :D

saya biasanya semaunya aja
rupanya mesti meperhatikan kondisi seperti diatas

saya mah cara nyiram tanaman ubi cilembu sudah menggunakan kincir ala jepang gituh mang, jadi pastinya caranya pun pasti udah bener dong...ih

masang Daftar Isi ala saya nyah, di LAMAN mang, kalau punya mamang kan di halaman kan....ya ngga bisa atuh...maksudnya laman, coba buka mamang buka daftar isi punya saya....tampilannya beda kan?

punya saya juga di laman, tapi js nya sudah ga fungsi kayaknya mang

Komentar Anda :

 
Back To Top