WISMA KREATIF

Be Creative - Be Healthy - Be Success

Mengenal Puyuh Gonggong : Burung Puyuh Endemik Pulau Jawa


Burung puyuh merupakan burung penghasil telur yang sudah sangat familiar di telinga masyarakat. Selain mempunyai rasa yang enak dan gurih, telur puyuh dipercaya mempunyai kadar kolesterol jahat yang rendah, sehingga kita tidak perlu ragu untuk mengkonsumsinya. Bukan hanya telurnya saja yang bisa dimanfaatkan, karena ternyata daging burung puyuh juga banyak diminati karena rasanya yang gurih dan juga rendah kandungan lemaknya. Daging burung puyuh dapat diolah menjadi puyuh goreng untuk disantap bersama sambal dan lalapan. Sangat cocok disajikan pada musim penghujan seperti pada saat artikel ini dibuat :)

Mengenal Puyuh Gonggong : Burung Puyuh Endemik Pulau Jawa

Namun ada juga jenis dari burung puyuh ini yang tidak dimanfaatkan telur dan dagingnya. Karena corak bulunya yang indah, burung puyuh yang satu ini biasanya hanya dijadikan hewan hias. Jenis burung puyuh tersebut adalah burung puyuh Gonggong Jawa.

Burung puyuh Gonggong Jawa merupakan burung endemik Indonesia dengan wilayah penyebaran berada di Jawa Barat dan Jawa Timur. Jenis burung puyuh ini mempunyai ukuran tubuh yang cukup kecil. Ciri khas lainnya dari burung ini adalah warna emas pada kepala hingga tengkuk. Kakinya berwarna merah, dada keabu-abuan, sayapnya berwarna coklat, bagian muka berwarna merah dengan corak hitam pada paruhnya. Di bagian tengah perut berwarna putih.

Burung puyuh Gonggong Jawa jantan dan betina memilki ciri fisik yang sama. Namun, burung betinanya sangat suka berkelahi. Karena itu banyak penduduk setempat yang menangkapnya dan menjadikan burung puyuh Gonggong betina sebagai burung aduan.

Sayangnya, burung puyuh Gonggong semakin sulit ditemui, dan sekarang burung puyuh Gonggong Jawa dimasukan ke dalam daftar IUCN Red List sebagai spesies rawan. Salah satu penyebabnya adalah semakin berkurangnya habitat asli mereka yang menjadikan tempat kelangsungan hidup dari puyuh Gonggong semakin terbatas.

Sumber gambar : https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/4/4d/Chestnut-bellied_Partridge_RWD2.jpg


3 komentar

Kalau tetangga saya ada yang beternak tuh Kang namun untuk bulu motifnya beda sih sama yang akang share ini..hee

kalau saya lebih suka mengkonsumsi telur puyuh dari pada memelihara burungnya mas :)

puyuh gonggong ini kan sudah termasuk hewan langka, kira-kira boleh diperjual belikan atau nggak ya?

Komentar Anda :

 
Back To Top