WISMA KREATIF

Be Creative - Be Healthy - Be Success

Jika Dihangatkan, Makanan Ini Dapat Berubah Menjadi Racun


Menghangatkan kembali makanan mungkin menjadi hal sering yang dilakukan. Namun, sebaiknya mulai sekarang anda harus berhati-hati dan berpikir ulang untuk melakukannya. Selain akan mengurangi nilai gizinya, beberapa jenis makanan berpotensi menjadi racun yang dapat membahayakan kesehatan.

Beberapa jenis makanan tersebut adalah:

Jika Dihangatkan, Makanan Ini Dapat Berubah Menjadi Racun

Nasi
Cara menyimpan nasi yang benar jauh lebih penting jika dibandingkan dengan menghangatkannya kembali. Saat nasi dibiarkan berada di suhu ruangan, merupakan keadaan yang baik untuk spora tumbuh dan berkembang biak, sehingga dapat menciptakan racun yang dapat membuat muntah-muntah dan diare. Dengan menghangatkan kembali nasi dengan cara apapun tidak akan menghilangkan keberadaan spora.

Bayam
Bayam dan sayur dedaunan lainnya mempunyai kandungan nitrat. Memanaskan bayam menyebabkan kadar nitrat berubah menjadi racun. Menurut European Food Information nitrat bisa berubah menjadi nitrosamine yang bisa menjadi zat karsinogen, suatu zat yang dapat menyebabkan kanker.

Kentang
Seperti nasi, kentang juga harus dimasak dan disimpan dengan benar. Jika tidak kemungkinan akan menjadi tempat bakteri berkembang biak. Membiarkan kentang pada suhu ruangan menggunakan pembungkus aluminium dapat menyebabkan perkembangan bakteri clostridium botulinum. Bakteri ini akan memproduksi racun botulin yang dapat menyebabkan botulisme atau penyakit kekakuan pada otot yang bersifat fatal.

Jamur
Begitu selesai dimasak. jamur harus langsung dimakan hingga habis. Karena bila dihangatkan kembali, protein yang terkandung di dalam jamur akan berubah menjadi zat yang berbahaya bagi perut. Menurut European Food Information Council, jamur mempunyai kandungan protein yang bisa dengan mudah hancur karena enzim dan mikroorganisme. Jadi sebaiknya jamur disimpan di dalam kulkas tidak lebih dari 24 jam.

Ayam
Ayam dan jenis unggas lainnya mempunyai kandungan pencemaran bakteri salmonella. Saat menghangatkan kembali menggunakan microwave ternyata hasilnya tidak sesempurna jika dibanding dengan cara lain. Semua itu karena gelombang panas yang tidak merata ke seluruh bagian ayam, dan hanya sebagian ayam saja yang matang. Ketika dihangatkan kembali, protein pada ayam menjadi rusak dan dapat menyebabkan sakit perut.

Demikian beberapa jenis makanan yang sebaiknya tidak dihangatkan kembali. Memasak secukupnya disesuaikan dengan jumlah keluarga mungkin menjadi solusi terbaik.


 
Back To Top