WISMA KREATIF

Be Creative - Be Healthy - Be Success

Cara Menanam Cabai Dengan Sistem Hidroponik


Banyak cara yang dapat kita lakukan untuk bercocok tanam. Salah satunya adalah dengan cara hidroponik. Seperti halnya sayuran lain, menanam cabai juga dapat dilakukan dengan menerapkan cara ini. Kenapa cabai, karena penggunaan cabai hampir tiap hari dibutuhkan dalam kegiatan memasak. Jadi, kalau sewaktu-waktu harga cabai naik kita tidak perlu ikut ambil pusing karena di halaman kita sudah tersedia.

Berikut ini langkah demi langkah menanam cabai dengan cara hiroponik.

Cara Menanam Cabai Dengan Sistem Hidroponik

Persiapan.

1. Siapkan terlebih dahulu wadah sebagai media tanam. Wadah tersebut bisa terbuat dari bahan apa saja seperti paralon, toples, atau dari botol bekas air mineral seperti yang telah kami sampaikan pada artikel kemarin. Silahkan baca di sini. Wadah ini fungsinya untuk menampung media tanam secara hidroponik yang akan kita lakukan.

2. Siapkan sabut kelapa yang telah dikeringkan sebelumnya. Hancurkan sabut kelapa tersebut untuk mendapatkan ukuran yang keci, kurang lebih 0.5 cm. Sabut kelapa ini gunanya untuk menyimpan air dan unsur hara untuk tanaman cabai secara hidroponik.

3. Siapkan serbuk gergaji atau bisa juga menggunakan sekam, fungsinya sama seperti sabut kelapa. 

4. Siapkan juga kerikil. Fungsi kerikil di sini adalah untuk menjadi tempat merekatnya akar atau untuk memperkokoh tanaman cabai. Kerikil akan memberi ruang pada akar dalam mencari makanan di sekitar pot.

Penanaman.
Sebelum lanjut pada proses penanaman, pastikan kita sudah memiliki bibit cabai yang sudah siap tanam. Yaitu bibit dengan usia kurang lebih 14 hari atau bila bibit sudah mempunyai 5 helai daun.

1. Isi dasar wadah dengan sabut kelapa.
2. Selanjutnya isi wadah tanaman cabai hidroponik dengan campuran serbuk gergaji, sabut kelapa, dan kerikil dengan perbandingan 1:1:1.
3. Lapisi lagi dengan sabut kelapa.
4. Yang terakhir, lapisan paling atas adalah kerikil saja. Ini berfungsi untuk mengurangi penguapan pada tanam hidroponik.
5. Biarkan wadah tersebut di tempat teduh selama 24 jam.
6. Setelah 24 jam, siram media hidroponik dengan nutrisi. Baca cara membuat nutrisi di sini. Siram hingga tingkat kebasahan berada diantara 60% saja.
7. Diamkan lagi selama 3 jam. Setelah itu baru tanam bibit cabai dalam wadah tersebut.

Sampai di sini kita telah selesai menanam cabai dengan cara hidroponik. Yang harus dilakukan selanjutnya hanyalah mengontrol kelembaban dan pemberian pupuk atau melakukan pencegahan terhadap hama yang mungkin menyerang.

Selamat mencoba !


1 komentar:

sudah lama nggak berkunjung nih ke blog kang ucup hehe :D
makin mantap postnya mas, cara ini cocok dipraktekkan untuk mengantisipasi harga cabai yang kadang meroket mas hehe :D

Komentar Anda :

 
Back To Top