WISMA KREATIF

Be Creative - Be Healthy - Be Success

Usaha Membuat Selai Rumput Laut


Teman anda makan roti untuk sarapan pagi adalah selai. Salah satu jenis selai yang memiliki cita rasa beda dan kaya akan kandungan gizi namun bukan berbahan dasar dari buah-buahan segar adalah selai dari rumput laut. Karena kelezatannya melebihi selai buah biasa menyebabkan beberapa pengusaha kuliner sudah ada yang mencoba olahan rumput laut berupa selai. Hasilnya sangat luar biasa meskipun belum semua warga mengetahuinya sehingga produk selai dari rumput laut ini kurang familiar jika dibandingkan dengan selai dari bahan dasar susu, cokelat atau buah-buahan segar.

Olahan rumput laut sebagai bisnis sampingan merupakan bentuk pengembangan terhadap hasil laut berupa rumput laut segar ketika panen berlimpah sehingga menjadikannya lebih bernilai ekonomis tinggi bagi si pelaku. Apalagi proses membuatnya tidak begitu sulit dan bahan-bahan tersedia luas di laut sehingga harga bahan mentahnya tidak begitu mahal, membuat bisnis ini mudah untuk dilakoni. Tidak hanya berguna saat sarapan pagi, juga bisa berkreasi dengan sajian aneka kue kering yang dicampur dengan selai rumput laut.


Saat proses produksi, perhatikan tips penting membuat selai (sama seperti pengolahan selai dari bahan dasar buah-buahan segar), yaitu :

1). Pilih bahan yang matang sempurna, memiliki warna cerah dan menarik, serta rasa yang segar dan ranum sehingga hasil selai semakin mantap.

2). Blender bahan hingga benar-benar halus dan membentuk pasta kental.

3). Untuk bahan dasar yang banyak mengandung kadar air, hati-hati dalam memakai alat untuk menghancurkan, karena jika salah pilih seperti seharusnya memakai parutan biasa tetapi anda memakai blender hanya akan menambah kadar kandungan air terhadap bahan dasar selai sehingga hasilnya menjadi kurang gurih.

4). Terlebih dahulu panaskan bahan dasar tanpa dicampur gula dengan memakai api sedang sampai airnya menguap/ menyusut, barulah anda masukkan gula dan bubuk kayu manis, hal ini bertujuan mempercepat proses pengentalan selai dan selanjutnya masak hingga tekstur selai kasat dan kering.

5). Tambahkan bumbu penyedap lainnya seperti garam, pasta buah atau bahan-bahan lain seperti cokelat, krim dan susu.

6). Untuk mendapatkan selai lebih kasat dan kering namun tetap lembab, ratakan selai pada loyang biasa kemudian panggang sebentar dalam oven.

7). Selanjutnya selai yang jadi bisa anda olah menjadi berbagai hidangan menarik lainnya atau dikemas dalam botol-botol cantik.

Resep Praktis Membuat Selai Dari Rumput Laut  

Olahan hasil laut berupa selai rumput laut tidak beda jauh dengan membuat selai dari bahan – bahan lain. Perhatikan tips-tips tersebut di atas sehingga anda memperoleh hasil selai yang berkualitas tinggi.

Berikut kami berikan resep membuat selai  dari rumput laut, simak  bersama-sama :

1). Bahan-bahan yang digunakan adalah : rumput laut kering (jenis E. cottonii) dengan kadar air sebesar 32%, 200 gr, gula pasir 300 gr, asam sitrat 2 gr, garam  0,5 gr, gom arab 0,5 gr, pewarna makanan (foodgrade) warna hijau secukupnya.

2). Alat - alat yang digunakan adalah (dalam kondisi bersih) : blender, wadah perebusan, kompor, dandang / langseng, dan botol jam.

3). Prosedur pembuatan selai rumput laut adalah sebagai berikut: awali dengan menyiapkan bahan-bahan baku seperti : rumput laut kering (dengan kadar air 32%) direndam dengan air dingin selama 48 jam atau rumput laut segar yang telah dicuci bersih hingga bau amis dari karang laut hilang, lakukan penggantian air perendaman setiap 24 jam sekali, perendaman dianggap berhasil apabila thallus rumput laut mengembang, bersifat lunak dan bisa dipotong dengan hanya memakai jari-jari tangan. Selanjutnya adalah proses pelumatan bahan baku, timbang sebanyak 200 gr rumput laut, kemudian masukkan ke dalam blender, mulailah memblender dengan kecepatan sedang, lalu kecepatan tinggi sampai rumput laut benar-benar hancur dan terbentuk pasta.

4). Cara memasak selai rumput laut : tuangkan pasta rumput laut ke dalam wadah pemasakan, tambahkan air secukupnya  lalu panaskan dengan api sedang hingga mendidih, kecilkan api, aduk-aduk sambil tambahkan gula pasir sebanyak 300 gr, aduk lagi sampai tercampur rata. Tambahkan asam sitrat 2 gr dan garam 0,5 gr. Tambahkan gom arab (sebagai penstabil kadar kandungan air pada rumput laut) sebesar 0,5 gr (yang sebelumnya telah anda larutkan dalam air dingin). Semua bahan-bahan tersebut diaduk-aduk lagi dalam api kecil hingga mendidih. Matikan api kompor, tambahkan pewarna, adul lagi kemudian biarkan mendingin.

Pengemasan Selai Dalam Botol

Agar olahan hasil laut berupa selai rumput laut yang anda produksi sebagai produk unggulan olahan rumput laut mendapat perhatian dari pembeli, perhatikan kemasan dalam botol yang akan anda pilih. Terdapat beberapa pilihan cara mengemas selai sehingga olahan hasil laut ini terlihat semakin menarik yaitu memakai botol jam, gelas dengan penutup plastik atau wadah mangkok plastik, semuanya adalah mendukung produk anda terlihat mantap di mata pembeli. Pengemasan dilakukan secara aseptis dengan tujuan penyimpanan selai menjadi lebih awet. Saran penulis adalah pilih kemasan berupa botol jam karena selai aman tersimpan dalam botol tertutup rapat dan udara luar sulit bereaksi dengan bahan-bahan pembantu selai yang anda kemas, juga penutup botol yang bisa dengan mudah dibuka dan ditutup kembali secara tepat karena pada umumnya orang-orang tidak mengkonsumsi selai dalam sekali pakai. Terakhir adalah penempelan label nama produk pada botol selai.

Olahan hasil laut dari olahan rumput laut berupa selai merupakan produk makanan semi basah yang memiliki multi fungsi sehingga sangat mudah untuk dikembangkan menjadi bisnis usaha kecil mandiri apalagi ditunjang dengan kemasan yang cantik, dijamin anda mampu menjualnya dalam jumlah besar sebagai bisnis sampingan. Jangan lupa perhatikan mutu selai, usaha membuat selai dari rumput laut yang berkualitas baik adalah mempunyai tanda atau sifat-sifat tertentu seperti konsistensi, warna cemerlang, tekstur lembut, tidak mengalami sineresis (keluarnya air dari gel), serta sulit mengalami proses kristalisasi selama penyimpanan.


4 komentar

Adul ? aduk mungkin maksudnya ya ? Botol jam itu kayak apa ya ? botol pasir itu kah bentuknya ? yang biasa untuk menghitung waktu.

mungkin harus saya tanyakan dulu sama penulisnya mas :D

wah,..mirip seperti aku. Sering salah ketik :)
Ya itulah beratnya jadi blogger. semua dikerjain sendiri, dari urusan artikel sampai pengeditan :)

Itu rasanya gimana ya? Hehe penasaran.

Oh iya, min, gue merhatiin arsip di blog ini, total post di tahun 2015 sampe 195, widih, adminnya produktif banget ya. Semoga di tahun ini bisa lebih produktif nulis lagi ya. :)

Komentar Anda :

 
Back To Top