WISMA KREATIF

Be Creative - Be Healthy - Be Success

Jenis-Jenis Tanaman Hias Untuk Taman


Layaknya mode pakaian, trend mode tanaman penghias taman saat ini kembali marak digemari oleh para kolektor tanaman hias. Tercatat beberapa tahun yang lalu, pohon pinang merah merupakan simbol status pemiliknya, namun seiring dengan perkembangan trend mode tanaman hias, kini pohon pinang merah sangat mudah dijumpai dimana saja (terutama taman-taman kota) dengan harga relatif murah.

Pengembangan tanaman hias mulai merambah beberapa jenis tanaman liar yang tumbuh di kampung-kampung, sawah dan ladang, hutan hingga daerah pantai adalah tempat para penjual tanaman hias bereksperimen dalam menemukan beberapa jenis tanaman hias baru. Jika mereka berhasil membuat bonsai dari tanaman cantik tapi liar tersebut maka akan bernilai jual mahal, bisa berlipat ganda mulai puluhan ribu hingga puluhan juta rupiah.

Jenis-Jenis Tanaman Hias Untuk Taman

Di bawah ini akan diberikan beberapa tanaman eksklusif yang saat ini menjadi trend sebagai tanaman penghias taman, simak bersama-sama ulasan singkat di bawah ini :

1). Bambu Jepang.
Nama latin tanaman hias ini adalah Chimonobambusa Quadrangularis, nama terkenal lainnya adalah Japanese Bamboo atau Bambu Cina. Termasuk ke dalam famili : Gramineae. Tanaman hias ini berasal dari Cina dan Jepang. Bisa tumbuh subur dengan mencapai ketinggian sekitar 10 meter. Daunnya berukuran 5 – 15 cm dan lebar 2 cm, berwarna hijau terang dengan urat-urat daun yang sejajar. Daun-daun tanaman bambu ini tumbuh memancar membentuk tajuk yang padat, bercabang rapat serta menjuntai panjang sehingga terlihat menarik. Batang yang sudah tua berwarna tembaga setebal 2 cm. Manfaat tanaman hias ini adalah bambu yang rimbun bagus dijadikan screen pada dinding tembok rumah yang tinggi. Juga bisa ditanam pada pagar-pagar yang berfungsi sebagai pembatas. Bambu cantik ini biasa ditanam diantara batu-batuan di pinggir kolam ikan.

2). Beringin.
Nama latin tanaman hias ini adalah Ficus Benjamina. Nama lainnya adalah  Weeping Fig yang termasuk ke dalam famili : Moraceae. Tanaman tropis ini tumbuh besar hingga mencapai ketinggian sekitar 7 – 8 m, dimana pohon yang berusia tua memiliki tajuk semakin lebar. Daun-daunnya berwarna hijau mengkilap, berbentuk oval, panjang sekitar 8 – 10 cm. Tanamaan ini menghasilkan akar-akar udara yang menggantung pada beberapa dahan-dahannya yang tua. Ia tumbuh subur pada kondisi tanah kering, tanah berdrainase baik, dan cukup mendapatkan cahaya matahari penuh. Kegunaan tanaman hias beringin yang di alam terbuka dapat tumbuh sangat besar ini adalah sering dimanfaatkan sebagai elemen tanam dalam bentuk bonggol. Beringin bonggol berbentuk artistik dan sering ditanam tunggal dengan tujuan menonjolkan keindahannya. Ia sering ditanam pada taman - taman kota bergaya Jepang.

3). Beringin Putih.
Nama latin tanaman hias ini adalah Ficus Benjamina Variegata. Nama lainnya : Beringin Varigata atau Variegated Mini – Rubber, termasuk ke dalam famili : Moraceae. Yang membedakan antara beringin putih dengan beringin biasa adalah daunnya yang berbelang-belang hijau putih atau kuning gading, permukaannya halus, mengkilap, berbentuk elips, berujung lancip, memiliki ukuran panjang sekitar 6 – 8 cm. Tanaman tropis ini berasal dari Florida dan Kalifornia, Amerika Serikat. Kegunaannya adalah pohon beringin putih berusia muda sudah menampakkan bentuk yang sangat indah, meskipun anda jarang memangkasnya. Untuk tanaman hias yang dijual dengan nilai mahal, beringin putih ditanam dalam bentuk bonggol-bonggol berbatang besar. Ia biasa ditempatkan pada salah satu sudut taman atau sebagai eye catcher di pusat taman. Lebih indah jika dikombinasikan dengan tanaman hias lain yang berwarna kontras atau yang memiliki bunga-bunga dalam warna-warna cerah dari jenis merambat di tanah seperti tanaman rumput.

4). Bugenvil.
Nama latin tanaman ini adalah Bougainvillea Glabra atau nama lainnya : Bunga Kembang Kertas. Termasuk ke dalam famili : Nyctaginaceae. Tanaman hias ini asli berasal dari Brazil dan terlihat sangat menarik ketika sedang berbunga, seperti karangan bunga hidup yang ditanam pada pekarangan rumah di halaman depan. Tajuknya penuh oleh bunga berwarna-warni, tergantung varietasnya. Kelopak bunga terdiri dari 3 lembar daun pelindung yang umumnya berwarna keunguan, pink, merah atau putih. Kegunaan atau fungsinya adalah bunga-bunganya berwarna cerah dan rimbun, memberikan variasi lain pada taman bunga anda bila ditanam diantara hijaunya tanaman hias tanpa bunga atau dedaunan, ditambah oleh bonggol yang menarik seperti batang-batang bonsai berusia tua. Tanaman hias ini tumbuh subur di pinggir kolam ikan atau diantara tanaman pangkas-pangkasan lainnya. Jika diletakkan diantara border pada sisi kiri dan kanan jalan masuk akan memberikan kesan lembut dan ramah menyambut tamu yang berkunjung ke rumah anda.

5). Cemara Kipas.
Nama latinnya adalah Thuja Occidentalis Emerald. Nama lain : American Arbor - Vitae atau White cedar, termasuk ke dalam famili : Coniferae. Sosoknya mirip bangunan piramida di Mesir yang pohonnya bisa mencapai ketinggian sekitar 20 meter. Daunnya berwarna hijau gelap dan hijau kekuningan pada ujungnya, tersusun menipis serta menyirap menyerupai kipas. Batangnya berwarna cokelat kemerahan dan cabang-cabangnya muncul di area pangkal batang. Cabang-cabang ini tersusun padat seperti pada tanaman paku-pakuan tetapi dalam ukuran lebih besar. Tanaman hias ini mempunyai buah berbentuk kerucut dan saat muda berwarna hijau, menggantung cantik pada dahannya dengan warna cokelat ketika sudah tua, memiliki ukuran sepanjang 2 cm. Fungsinya adalah cemara ini bisa sebagai tanaman penghias yang ditanam berderet sepanjang pagar rumah, bisa di luar maupun di dalam halaman, juga bisa dimanfaatkan sebagai pembatas dan penahan angin. Cocok diletakkan pada taman yang luas, jejeran cemara kipas di sepanjang jalan masuk ke rumah bermanfaat sebagai media pengarah jalan yang kuat sehingga anda tidak mudah tersesat ketika berada di dalam rumah mewah tersebut seperti kastil-kastil di luar negeri.

6). Cemara Lilin.
Nama latinnya adalah Cupressus Sempervirens, nama lainnya adalah Cemara Tretes atau Mediterranean Cypress, termasuk ke dalam famili : Moraceae. Cemara Lilin berbentuk ramping dan berasal dari Eropa Selatan, Asia Barat, dan India Utara. Cemara jenis ini digemari oleh penulis-penulis Roma dan Yunani. Memiliki cabang sangat pendek dan badan ramping meninggi, tapi jarang membentuk tajuk yang tebal. Bisa mencapai ketinggian sekitar 20 meter. Daunnya berwarna hijau gelap yang tersusun bertingkat pada batang dan berakhir di ujung daun yang mengecil. Fungsinya adalah badan pohon yang tegak mengesankan suasana formal di sekitar taman. Oleh karenanya, ia biasa ditanam secara berderet atau trio sebagai pagar atau pada sisi kiri dan kanan jalan masuk ke rumah yang di sekelilingnya ditanam border. Bisa juga ditanam berderet pada sisi dinding atau tembok pagar untuk menghilangkan kesan kaku. Untuk mendapatkan pohon dengan bentuk cantik maka biasakan memangkas dan membentuk cemara pada bagian ujung tajuk.

Penempatan tanaman hias untuk taman tergantung dari selera pemilik rumah. Kendalanya hanya terletak pada keterbatasan lahan sehingga anda hanya bisa membuat sebuah taman minimalis, namun tetap saja bukanlah sebuah halangan besar untuk menciptakan taman yang asri. Yang harus difokuskan adalah anda harus mengetahui jenis-jenis tanaman hias untuk taman, di samping harus tepat memilih tanaman hias yang cocok untuk taman minimalis atau halaman yang luas. Jenis tanaman hias tersebut di atas baik bunga untuk membuat taman rumah anda terlihat cantik dan hijau. 


2 komentar

Aku lebih suka bambu jepang. Lebih cantik jika menjadi pagar atau pembatas halaman.

Andai rumahku banyak lahan kosong untuk di jadikan taman ala rumahan, bagus kan rumahnya jadi terlihat lebih asri dan sejuk ketika di pagi hari. hehe

Komentar Anda :

 
Back To Top