WISMA KREATIF

Be Creative - Be Healthy - Be Success

Lempuyang dan Khasiatnya


Lempuyang adalah salah satu tanaman yang mempunyai khasiat dan sering dijumpai dalam bentuk jamu. Ada juga yang menggunakan lempuyang sebagai bumbu masakan. Bagian yang dipakai baik itu untuk membuat jamu atau bumbu adalah rimpangnya. Ciri-ciri pohon lempuyang tidak jauh berbeda dengan jahe, kunyit, lengkuas, dll karena mereka masih satu keluarga Zingiberaceae. Pada umumnya tanaman dari keluarga Zingiberaceae mempunyai batang yang berada di dalam tanah atau yang biasa disebut sebagai rimpang. 
Lempuyang dan Khasiatnya
Gambar Rimpang Lempuyang
Dalam satu rimpang lempuyang, terdapat lebih dari satu buah batang semu yang merupakan kumpulan dari pelepah daun yang tersusun secara berseling, dan menjulur ke atas hingga mencapai tinggi kurang lebih satu meter. Ada tiga macam lempuyang menurut jenisnya. Yaitu Lempuyang Emprit (Zingiber Amaricana), Lempuyang Gajah (Zingiber Zerumbet), dan Lempuyang Wangi (Zingiber Aromaticum).

Lempuyang dapat tumbuh subur di ketinggian 1-1200 mdpl. Di tempat saya sendiri, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, lempuyang tumbuh sebagai tanaman liar yang dapat dengan mudah ditemukan di kebun-kebun dan tempat-tempat dengan sedikit sinar matahari. Jenis terbanyak Lempuyang yang banyak ditemukan adalah lempuyang Emprit. Entah kenapa sampai saat ini masih jarang atau bahkan belum ada petani yang dengan sengaja membudidayakan tanaman ini. Padahal dari segi khasiatnya, lempuyang mempunyai banyak sekali manfaat untuk mengobati beberapa penyakit. Dari penyakit ringan hingga penyakit yang tergolong berat.

Lempuyang dan Khasiatnya

Berikut ini saya rangkumkan contoh beberapa penyakit yang dapat diobati dengan mengkonsumsi lempuyang, beserta cara membuat ramuannya.

Jenis Penyakit
Cara Membuat Ramuan
Kurang nafsu makan
Ambil 150 gr rimpang lempuyang.
Cuci hingga bersih lalu parut hingga halus.
Rebus parutan tadi dengan 2500 cc air hingga airnya tinggal setengahnya.
Untuk menghilangkan rasa pahit dapat ditambah gula merah.
Saring terlebih dahulu sebelum diminum.
Air rebusan lempuyang dapat diminum 3 kali sehari cukup 1 sendok makan.
Kaki bengkak habis melahirkan
Rimpang lempuyang, cabai jawa, dicuci bersih.
Beri air secukupnya, kemudian lumatkan dengan blender.
Saring dengan kain bersih, kemudian minum 2-3 kali sehari 150ml.
Ambil 3/4 jari lempuyang, cuci bersih, kemudian diparut.
Tambahkan 2 sendok makan air matang dan sedikit garam.
Peras, lalu minum airnya 2 kali sehari, 1 sendok makan.
Masuk Angin
Ambil 10 gram rimpang lempuyang wangi.
Cuci kemudian parut rimpang lempuyang.
Peras, kemudian hasil saringan tadi ditambah 2 sendok makan madu
dan 1/2 gelas air panas.
Aduk dan minum dua kali sehari pagi dan sore sampai masuk anginnya reda.
Anemia
Lempuyang dicuci tanpa dikupas kulitnya.
Parut dan tabahkan gula aren secukupnya.
Rebus dengan 3 gelas air sampai airnya tersisa hanya 1 gelas saja.
Setelah dingin minum sekaligus. Ulangi hingga beberapa kali.
Alergi Udang & Ikan Laut
Iris tipis-tipis rimpang lempuyang, seduh seperti dengan air panas, kemudian diminum setiap hari hingga gejala alergi hilang
Encok
Rimpang lempuyang ditumbuk, lalu campur dengan minyak kelapa dan abu dapur.
Ramuan ini juga digunakan untuk megobati bengkak-bengkak di badan.
Cara pemakaiannya dengan mengoleskan ramuan pada bagian yang bengkak.
Sumber: http://www.tanobat.com/lempuyang-ciri-ciri-tanaman-serta-khasiat-dan-manfaatnya.html

Hasil penelitian yang lain mengatakan bahwa lempuyang juga mampu menghambat oertumbuhan sek Kanker.


Komentar Anda :

 
Back To Top