WISMA KREATIF

Be Creative - Be Healthy - Be Success

Cara Menanam Sayuran Bayam Dari Benih


Bayam merupakan tanaman yang cukup banyak penggemarnya. Mungkin karena rasanya yang dapat menimbulkan efek menyegarkan. Kebanyakan masyarakat menjadikan bayam sebagai sayuran atau urap untuk menemani makan nasi. Ada juga hasil olahan lain dari bayam berupa keripik daun bayam. Bayam juga dapat dinikmati dengan cara dibuat jus bayam. Kandungan zat besi dalam bayam cukup tinggi sehingga dapat mencegah anemia, dan juga terdapat zat-zat penting lainnya yang dibutuhkan oleh tubuh.

Cara Menanam Sayuran Bayam Dari Benih

Bayam termasuk tanaman yang mudah untuk dibudidayakan, karena pertumbuhannya cukup cepat sehingga kita bisa segera menikmati hasilnya. Menanam bayam tidak memerlukan lahan yang luas. Bahkan di pekarangan rumah sekalipun bayam dapat ditanam. Agar lahan yang tidak begitu luas dapat ditanami bayam dengan jumlah yang banyak, kita bisa menerapkan sistem tanam vertikultur. Cara menanam dengan sistem vertikultur terbukti efektif karena tanaman dibuat tersusun ke atas, bukan menyamping. Lihat contoh media yang dapat dijadikan untuk menerapkan sistem vertikultur di sini.

Cara Menanam Sayuran Bayam Dari Benih sangatlah mudah. Tapi sebelum menabur benih, ada yang harus dipersiapkan terlebih dahulu tempat penyemaiannya.
  • Siapkan wadah (ukuran disesuaikan) kemudian isi dengan tanah yang sudah dicampur dengan pupuk kompos atau pupuk kandang dengan perbandingan 1:2. 
  • Campurkan benih bayam dengan abu gosok dengan perbandingan 1:10, lalu sebar merata di atas wadah tadi, dan tutup dengan tanah tipis-tipis saja. Abu gosok digunakan supaya benih bayam tidak saling menumpuk saat disemai.
  • Letakkan wadah di tempat yang terkena sinar matahari. Siram dua kali sehari pada pagi dan sore hari.
  • Setelah bayam tumbuh dan mempunyai 4 helai daun, segera pindahkan bayam.
  • Pada hari ke 20 setelah penyemaian, bayam sudah mulai bisa dipanen.
Perawatan bayam tidak terlalu sulit, namun tidak menutup kemungkinan tanaman bayam dihinggapi hama perusak seperti ulat dan belalang. Untuk mengatasinya bisa menyemprotkan biopestisida yang dapat dibuat sendiri salah satunya dengan menggunkan daun bintaro, agar bayam tidak tercemar bahan kimia berbahaya.


 
Back To Top